Rabu, 16 Juni 2010

Learn

Butuh pembelajaran lagi untuk menata hati ini.
Ikhlas..betapa sulitnya satu kata ini untuk di implementasikan dalam hidup ini.
Ketika kita berusaha untuk keluar dari belitan masa lalu, secepat itu pula kita akan terjebak kembali pada pusaran yang sama.
Begitu juga bila aku ingin mengalihkan perhatian.
Saat itu juga rasa itu kembali menarik hati ini untuk melirik masa lalu.


Selalu tak sepenuhnya bisa melupakan apa yang telah terjadi, apakah itu diriku.
Bagaimana seharusnya bentuk dari keikhlasan itu sendiri. Merelakan? Menerima? mengakui?
Satu saja yang bisa diimplementasikan dalam hidup, mungkin kita akan lebih bisa "legowo" dalam semua hal.

0 komentar:

Poskan Komentar